Kontroversi Seputar Valentine Day

Apapun bisa menjadi Kontroversi di Indonesia, termesuk Valentine Day. Ada berbagai macam sikap dan pendapat mengenai hari kasih sayang yang identik dengan sebutan Valentine Day. Ada golongan yang sangat anti terhadap hari Valentine namun ada beberapa golongan yang setuju pelaksanaan Valentine day didalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Menilik sejarah singkat Valentine day adalah sebuah penghormatan terhadap seorang yang bernama Valentine yang melakukan penolakan kebijakan Claudius II kala itu. Kebijakan Claudius II adalah melarang prajurit untuk menikah agar mendapatkan prajurit yang handal ketika perang karena tidak terbebani dengan masalah cinta dan keluarga, namun Valentine tetap menikahkan pasangan yang ingin menikah dan mengikat janji suci. Akibat perbuatannya ia harus dipenjara dan dijatuhi hukuman mati. Namun sebelum dijatuhi hukuman mati, Valentine sempat menulis surat kepada gadis pujaannya yang terkenal sampai sekarang dengan judul "From Your Valentine".

Beberapa golongan yang anti dan menolak Valentine day beranggapan bahwa itu adalah budaya barat yang tidak sesuai dengan budaya timur dan memperingati hari Valentine itu sama saja dengan memberikan penghormatan terhadap seseorang yang tidak sesuai dengan agama yang dianutnya. Namun bagi yang setuju dengan Valentine Day berpendapat bahwa hari valentine bukan terfokus pada penghormatan seseorang namun keberadaan kasih sayang dan cinta sejati yang patut mendapat apresiasi. Kontroversi valentine day dengan berbagai atribut seperti SMS valentine, malam Valentine dan hadiah boneka Valentine bagi golongan yang menolak Valentine day adalah hal yang harus dijauhi dan yang lebih parah adalah golongan yang menolak Valentine karena alasan agama Valentine yang bukan bersal dari agama yang dianutnya.

Namun dari berbagai macam kontroversi yang ada adalah keprihatinan Valentine yang berubah menjadi sebuah Industri dengan berbagai macam atribut yang menutupi esensi Valentine itu sendiri. Semangat berkorban dan memberi yang terbaik dari sejarah Valentine berubah menjadi sebuah obral cinta dan dagangan barang seputar hadiah Valentine. Namun dibalik semua fenomena Valentine, semangat untuk menghadirkan cinta sejati dan kesetiaan yang diupayakan oleh Valentine seharusnya kita hargai dan tidak menautkannya dengan agama yang dianutnya karena hari Valentine bukanlah hari besar agama dan tidak setiap tokoh dan pahlawan beragama sama dengan agama yang kita anut. Tul gak ? Selamat menikmati cinta dan kesetiaan deh dihari Valentine buat para pejuang cinta dan selamat melanjutkan kampanye damai pemilu indonesia 2009 sebagai bentuk dukungan kampanye damai untuk Indonesia


Category Article

3 Responses to “ACHILLES-Blog”

  • Ani says:

    Selamat berpalentinan deh buat yang muda2...

  • palentine atao palestine?

    hehehe

    siap2 buat bervalentin yuk n ttp ingat sodara2 di palestin.

    kirim doa sbg tanda kasih sayang kita

  • Anonymous says:

    memang ada banyak hal yang membuat kita kasihan pada orang-orang yang anti valentine day. ibarate kuwi mono wong kang cupet nalare. apa-apa didikaitkan dengan ketakutan masuknya budaya yang bertentangan dengan keimanannya. weleh, ya silakan pusing sendiri