Jitu Poker

Pelacuran Prostitusi Lokalisasi Dolly

Pernahkah anda singgah ke Lokalisasi Dolly ? Kawasan Pelacuran Prostitusi terbesar se-Asia tenggara yang terletak di Surabaya ini menawarkan wisata malam kehadapan kita semua. Lokalisasi Dolly telah menjelma menjadi kekuatan dan sandaran hidup bagi penduduk disana. Terdapat 800 lebih wisma esek2, cafe Dangdut dan panti pijat pelacuran plus2 yang berjejer rapi dikawasan jarak tersebut. Ada sekitar 9000 lebih Penjaja cinta, Pelacur Remaja dibawah umur, Germo, ahli pijat aurat yang selalu siap menawarkan alat kelaminnya kepada anda semua. Dan terdapat ribuan pedagang kaki lima, tukang parkir, calo Prostitusi, dll yang menggantungkan hidup di Lokalisasi Pelacuran jarak Dolly tersebut. Semua saling berkait menjalin sebuah simbiosis mutualisme.

Pernahkah kita berpikir untuk menghapus kawasan Legendaris itu dari kota surabaya ? Pernakah terbesit dampak sosial, ekonomi yang diakibatkannya dari penutupan kawasan Pelacuran prostitusi Lokalisasi Dolly ? Mau dikemanakan mereka semua ? Bagaimana nasib Wanita penghibur, Germo, Penyanyi dangdut, score girl, MC, pemijat plus2, Kasir, Pedagang kaki lima, tukang parkir, calo pelacuran disana ? Adakah solusi untuk mereka semua ? Sudahkah semua diperhitungkan secara matang ?

Achiles bukanlah pendukung pelacuran, bukanah pembela prostitusi ataupun penikmat jasa lokalisasi dolly, namun hanya berfikir akan ada gejolak sosial yang luar biasa jika kebijakan penutupan kawasan dolly tidak diperhitungkan secara matang. Keputusan yang serba instan hanya akan merugikan salah satu pihak. Achiles yakin dalam hati semua penjaja cinta disana juga ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih layak karena menjadi pelacur dipelacuran Dolly bukanlah cita2 maupun pilihan hidup mereka dari kecil.

Kita tidak dapat menutup mata karena inilah sebuah fakta kelam dunia malam surabaya. Kehidupan seorang pelacur mungkin tidak pernah hadir dalam pikiran anda. Perempuan berpakaian minim dan seksi menawarkan kenikmatan persetubuhan. Kita tidak akan sampai pada duka lara dibalik senyum dan desahan mereka. Kita juga tak akan pernah mengerti derita dibalik lenguhan mereka.

Lokalisasi pelacuran Dolly membutuhkan penanganan yang terbaik. Terbaik untuk kota surabaya, terbaik untuk penduduk disana dan terbaik untuk bangsa Indonesia. Hitam putih kehidupan Surabaya sebagian kecil terungkap dengan jelas di prostitusi lokalisasi dolly. Biarlah yang merasa putih tetaplah merasa putih, karena buat achiles Hitam adalah identitas, identitas kesadaran akan keberdosaan. Perlakukan dengan adil Kawasan Industri seks terbesar se-Asia tenggara kebangaan masyarakat Surabaya ini.


Category Article

68 Responses to “ACHILLES-Blog”

  • Seno says:

    Mendingan di lokalisasi dari pada bertebaran dijalanan he..he..

  • Abimanyu says:

    setuju dengan yg diatas... mending di lokalisasi... :D

  • AiWY says:

    Bingung mau koment apa. Ini bagaikan filosofi bangun ruang. Tergantung kita melihat dr sisi mana.
    Yang aku pikir hanya satu. Jika Allah memang maha adil dan maha bijaksana, apa yg akan allah berikan pada orang2 yg dengan TERPAKSA menggantungkan hidup ny di sana? Yang dari kecil sudah hidup di sana? Allahu akbar, Allah maha adil, Allah maha bijaksana.

  • Fina says:

    Beginilah dampak kemerosotan ekonomi indonesia.... banyak karyawan yg diPHK... nyari duit untuk makan pun susah.

  • Semua ada jalan keluarnya, mungkin sedikit idealis kata yang saya lemparkan, tapi kalau pemerintahnya mau bekerja cerdas (disamping bekerja keras) demi kepentingan rakyat, dan rakyatnya pun saling dukung, maka jalan keluarnya pasti ditemukan,..
    memang sulit,.. tapi bukan berarti mustahil..

  • kl soal gini sy kurang mengerti mas..ngomong2 kok PR dr sy ga di kerjain mas??

  • indungg says:

    Aku lom pernah ke sana sech bro,..
    Aku suami yg setia,..

  • hapus aja, sebelum surabaya dikasih ujan batu(diazab Allah). jgn takut ga makan pasti ada jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka.

  • biar hidupku jadi gelandangan, jalan menjual diri insyaallah gak akan kutempuh...

  • ayub says:

    sebaiknya qta hrs bs memisahkan antara agama+sosial...
    yg jd masalah apa orang kaya g bs ngasih pekerjaan laen...?
    yg jd masalah jg apa kyai-2 mau mengambil mereka dr sana,kemudian dibantu hidupnya dgn layak...?
    yg jd masalah lg apa org-2 yg menghina mereka memiiki cara utk membantu mereka...?

  • hah?? se-Asia tenggara??
    yah, emang bukan salah mereka untuk memilih jalan seperti itu..
    lalu?

  • de_daeng says:

    wew... kapan ya jalan2 ke dolly.
    Pengen banget liat "perkerja2nya" seperti apa...
    hehehehe...

  • Jkool says:

    Keren bung, ini yang saya maksud blog sebagai media kontrol sosial..

  • Menurut saya pelokalisiran para pelacur dalam satu tempat, ya semacem Dolly itu memang dibutuhkan...jadi para penjaja tubuh itu tidak akan tersebar ke berbagai tempat yang efek dominonya nanti malah akan makin jelek. Jadi ya mending disatuin di satu tempat aja, yang mau pake jasanya ya monggo dateng, yang nggak suka make jasa gituan ya gak usah khawatir dicolek2 di pinggir jalan...ya to??

  • LINDA says:

    pelacur jg manusia uuu yeeaaa....^^

  • klo saya setuju2 aja ada lokalisasi, kita gak bisa jamin klo ditutup trus selesai masalah, lagian masalah apa? wong pelacuran memang sudah ada dari sononya? :)

  • mascayo says:

    wah susah nih topiknya hehehe..
    kalau boleh mimpi sih ... bikin pabrik garmen yang gede biar bisa nampung semuanya kerja disitu ... yah namanya juuga mimpi

  • wah gimana ya komennya.yang pasti perbuatannya gak bisa ditolerir. artinya solusi untuk memerangi pelacuran harus tetap ada sembari membuat lapangan kerja baru yang halal buat mereka

  • Saya dah pernah baca di sebuah koran ternama, kalo lokalisasi dolly ini bisa menghasilkan 500 juta per hari...dan disana banyak yang bermain termasuk aparatur negara.
    Jadi gimana tuh...apa perlu dikembalikan lagi pada para birokrat!

  • prostitusi, mmm hal yang seharusnya memang ditiadakan, tapi siapa sih yang mau kerja kaya gitu, cuman kebutuhan hidup terus mahal seperti ini, membuat beberapa orang kebingungan dan kehabisan ide untuk berbuat apa lagi supaya bisa hidup.....

  • Lyla says:

    aku ngerasa miris aja dengan anak2 dibawah umur sudah melakukan pekerjaan seperti itu... gimana nasib masa depan mereka???

  • pelacuran, seperti juga apapun, adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan. orang memilih atau terpaksa jadi pelacur, tentu karena alasan atau latar belakang yang tak bisa dipahami oleh yang bukan pelacur.

    pelacur yang memilih bekerja dalam sebuah lokalisasi jauh lebih terhormat daripada mereka yang merasa bukan pelacur tetapi berselingkuh dengan istri atau suami orang lain di ruang-ruang kantor, di ruang tamu, di kamar-kamar penginapan, dsb.

    keberadaan lokalisasi pelacuran justru membuat kita tidak munafik. bahwa siapa yang suka ke tempat tersebut sudah jelas orangnya.

    dan bagi mereka yang tidak ingin ke sana karena alasan dilarang agama, dilarang istri, dilarang undang-undang, dilarang tetangga, atau kerena memang tidak berminat, ya tentulah orang-orang yang sangat baik.

    tetapi orang baik, tentulah tidak perlu mengatur-atur syahwat orang lain. seperti lagunya Iwan Fals, soal ahlak adalah urusan kami. urus saja ahlakmu...

    begitu kira-kira...
    salam.

  • selama pemerintah blm bisa menyediakan lapangan pekerjaan..maka profesi ini akan tetap ada...

  • copas says:

    Pelacuran Prostitusi Lokalisasi Dolly eh.. memang tidak disangkal lagi tentang pelacuran dolly mungkin suda di sakan untuk defisit kota tersebut he...

  • eheeeem..... memang kalau lirik ginian mata bisa merem lo tapi Sekarang udah ada Pelacuran Online lo

  • masalah pelacuran bukan hal mudah. pelacuran sudah ada sejak jaman baheula.
    yg penting adalah kita-kita ini harus bisa menjaga diri agar tidak terjerumus dalam lembah nista.

  • mytravel says:

    kl kita pernah berkunjung memang terasa memancing adrenalin..bener lo,tapi kl bisa usahain jgn dech..itu surga semu..berbayang..

  • Weks, ganti template ya bos? Sep makin bagus nih...

    Bisnis prostitusi di Bandung jg terkenal loh, ada yg pernah dnger Saritem? :D

  • therunk says:

    weks.. pelacur ta? saya ga pernah pake tuh :))

  • samuel says:

    dalam dunia, hitam dan putih tidak akan bisa dipisahkan..tetapi kodratnya memang selalu berdampingan...

  • NdesO says:

    Wah, saya g pernah ke sana tuh mas :D Jalannya aja g tau :(

  • Sanip says:

    Wah , jadi gemeteran nh mau komentar , hiiy gag kuat deh nonton di tipi apalagi kesono, mendingan tanyakan pada rumput yang bergoyang. . .

  • wah dimana tuh yach,,hehe kok ak lom tau,,

  • Pemerintah terjebak dalam ambiguitas!
    Dq stuju dgn lokalisasi..

  • Errraaa says:

    Bang....
    Blogmu yg ini bgs...Q jg g dukung pelacuran *apalagi aQ wanita*, tp klo smpe ada pemindahan lokalisasi tsb k tmpt lain, waah dampakna byk bgt, Bang...
    Thx y bang dah ngingetin byk org, klo "Jgn ngeliat sgl sesuatu dgn sebela mata"...

    GBU!

  • TUINK says:

    keren bro bahasannya.... jd inget soerang temen yg sering nyentil beginian sayang dah pensiun. btw kalau di lokalisasi ada hotspot akankah kita berbondong2 kesana?? mohon dibuat postingannya bro... hehehe

  • n_dra_75@yahoo.com says:

    UNTUK MENGHAPUS PELACURAN,BUKAN PERKARA YANG MUDAH,SEBAB SELAIN BERHUBUNGAN DENGAN HAJAT HIDUP ORANG BANYAK JUGA BERDAMPAK PADA MASALAH SOSIAL/MAKA DARI ITU SOLUSI YANG TEPAT,TIADA LAIN
    LOKASI PELACURAN INI,HARUS DI GUSUR DAN DI BANGUN KEMBALI DI ATAS SEBUAH PULAU KOSONG

  • n_dra_75@yahoo.com says:

    SEKARANG,LOKALISASI,NAMPAKNYA AKAN BERUBAH KEMASAN,SEIRING DENGAN JAMAN,KARENA UNTUK MENDAPATKAN PELACUR,HIDUNG BELANG TIDAK USAH HARUS DATANG KELOKASI,NAMUN DENGAN HUBUNGAN RELASI DI INTERNET,DENGAN MUDAH DI DAPAT.DARI KONDISI INI,TIDAKLAH MENGNGHERANKAN BILA KEMASAN PELACURAN INI,BERDIRI BUKAN DIATAS SATU KAKI,MELAINKAN TELAH MENGAKAR DAN BERKARAT.DI DALAM PARA PETUALANG BIRAHI.CONTOHNYA KAYA SARITEM DI BANDUNG,DI TUTUP OLEH PEMKOT.DAN PARA PELACURANYA,BERALIH MENJADI PANTI PIJAT PLUS,YANG NYATA-NYATA.IJINNYA LEBIH KUAT/

  • Anonymous says:

    keren

  • Cahaya says:

    MANTAP.... itu bkn cita2, tp tuntutan! mana peran pemerintah ?? bahkan org2 pemerintah sdr yg ikt "mencoba".... bkn memberi kehidupan yg lbh baik bwt mrk...

  • Anonymous says:

    yah lebih baik memperbaiki diri sendiri dulu

  • Anonymous says:

    Alur crita yang bagus,,,
    Menurut aq pelacuran emang tdk prnh ada habisnya. dari dulu hingga sekarang tetap eksis, habis kerjanya mudah, nikmat n hasilnyapun sangat mengiurkan,, nga prlu cape2. dari pihak pemerintah harus ada pengawasan dan pengontrolan,terutama bagi PSK harus cek setiap saat.

  • Anonymous says:

    what ever u said!!!. dari segi social management on teenage behavior, perlu adanya keberadaan mereka sebagai rambu2 bila salah aturan/asuhan.juga sebagai cermin bagi qt,apakah qt sudah cukup piawai untuk menghakimi sesuatu dimana kita tidak tahu apa dibalik yang qt hakimi tersebut. bila qt seorang yang agamis maka keberadaannya adalah HARAM!!! tapi apakah tiada tempat dan jalan bagi mereka untuk bangun dan bangkit menuju cahaya barokah dan syafa'at??? semoga ALLAH SWT memberikan yg terbaik buat qt semua, segala salah dan alpa ada padaku,dan kebenaran petunjuk hakiki ada pada-NYA. astagfirrullah. Iyya kana'budu wa iyya kanasta'in.!!!!

  • joinserenade says:

    wow.. soal dolly lagi ya?? emg ga abis abis ni tempat.tapi lebih baik kita sadari bahwa keberadaan lokalisasi bukan hanya karena ada PSK saja.... tp juga di butuhkan unsur lain yang sangat penting yaitu pria "hidung belang"ga kebayang deh gimana kalo tuh lokalisasi di tutp atau d pindah ke pulau kosong.....alasan paling paling konyol yang bikin saya terbahak emg tuh hidung belang bisa tahan?? dan bila itu terjadi mungkin bakal ada perda yang melarang perempuan untuk keluar jam 8 malam sampai dengan jam 6 pagi demi keamanan diri sendiri

  • Anonymous says:

    EMNAZIG@YAHOO.COM. saya kebetulan sejak bayi sampai sekarang tinggal di daerah lokalisasi dolly/njarak/putatjaya. menurut saya pemerintah tidak pernah serius memikirkan masadepan dolly. yg dilakukan selama ini oleh pemkot surabaya hanya tindakan2 terputus yang tidak berkesinambungan. pendidikan moral (pengajian), pelatihan ketrampilan untuk PSK bersifat terputus. setelah acara ya sudah.... tdk ada kelanjutannya. trus beberapa bulan lagi mengadakan hal yg sama dan berakhir seperti yg sudah2.

    tapi saya yakin kawasan lokalisasi ini makin lama kian menyempit.

  • Dudayz says:

    Kok bisa di legalkan ya sama pemerintah ?? aneh tapi nyata

  • Anonymous says:

    gini..di dolly merupakan tempat yang legal.itu tuh dah dikontrol oleh pemerintah,saya setuju degan itu.kegiatannya diawasi.penyakit kelamin pun ga (terlalu) berkembang.dan udah satu tempat.jadi ga berserakan.kalau ge pengen terlibat jangan ke tempat itu.dari pada yang ga legal dan dikejar-kejar aparat,malah para psk bertebaran dimana2.itu pun masih selalu ada.kegiatan ga di awasi dan penykit kelamin pun berkembang pesat.di sana itu tempat miskin yang benar-benar miskin.dengan pendidikan yang randah,pilihan lapangan kerja pun terbatas.ga ada pilihan yang lebih terbuka.kalau tempat itu di tutup alhasil banyak juga yang menjadi penggangguran.ya,,kalau saja psk itu boleh memilih pasti ga akan mau.tp orang tuanya sendiri yag ngantar untuk mendapat 1-2 karung beras.kalau ga mendukung,pa kalian mampu memberi lapangan kerja buat mereka?ratusan orang ada di sana,brgantung dapa tempat tersebut.lagian kalau ditutup, pariwisata disana bisa mati.

  • Anonymous says:

    kalau anda berpendapat jangan dari sisi anda yang sudah mampan,tapi lihat dari sisi mereka yang amat ga mampu.kalau mareka terkena lokalisasi, kasian juga orang tua mereka,mereka itu ga egois.mau makan apa kalau ga kerja?kerja yang halal?apa anda sekalian bisa menyediakan itu semua,dengan pendidikan minim,tanpa pengalaman kerja,skill,atau bakat khusus,,untuk mendapatkan lapangan kerja sulit

  • Contoh di Bandung, Saritem dibubarkan tetapi WTS tetap saja marak dan tambah banyak, bahkan lebih rentan penyakit kelamin.

  • Anonymous says:

    Sma mslah ny kyk l0kalisasi pucuk di jambi. . . , mw di kemanakan mereka,..? Ada kah lapangan pkerjaan untk mereka . . ,

  • Anonymous says:

    klu yg mao k lokalisasi,silahkan...tp ingat,tolong dkontrol uangnya...
    klu yg gk mao gk usah ribut,mencela,menghina dan lain sebagainya...
    yg ingin lokalisasi dtutup,beri solusi pada org yg kerja dsitu,kalau 9000 org yg tergantung hidupnya pd lokalisasi seperti d dolly nganggur,sapa yg mau bertanggung jawab!!???sapa yg mau ngurus???
    TOLONG HARGAI ORANG LAIN AGAR ORANG LAIN DAPAT MENGHARGAI ANDA...thanks

  • Anonymous says:

    Sob2 dan akang2 serta abang2 yang diatas, bagaimana bentuknya pun, apapun alasan anda semua, saya tidak akan pernah setuju ada lokalisasi..

    coba dech, saya rasa selama manusia
    Sehat Akal, dan jasmani, n masih punya "OTAK", sekali lagi, OTak!!!

    gak mungkin anda gak bisa makan.., asal anda mau usaha, kata siapa di kota besar susah cari uang, coba dech anda liat orang cacat aja ada yng masih bisa melakukan pekerjaan halal n cari makan, seperti melukis kek, pengerajin, n lain sebagainya..

    yg ngebenerin itu ya sama aja mdengan para manusia2 itu yg gak ada otak!!!

    malu mas, badan sehat akal ada kok ngeluh gak bisa cari duit akhirnya kerja kotor n menjijikan!!!!

    sory SOB!! Gw tegasn, yg penting ada usaha yg hALAL!!!

    HALAL.. oke!!!

  • Anonymous says:

    dedi,tarakan,kaltim
    mending dolly jangan ditutup nanti tambah banyak pengangguran,yah mau apa lagi ......itulah kehidupan.

  • Anonymous says:

    sry all

    menjadi PSK bukand nya mengenakkan..tapi sebuah tuntutan...jd jangan salahkan seorang PSK...kalian kalau mendengar langsung curhatan seorang PSK bakal ga tega...jdi jangan kalian Hina...mereka juga manusia....mereka hanya menjadi korban,,,,

  • Anonymous says:

    Sy stuju dgn lokalisasi PSK dan judi dan hal2 lain yang ditabukan oleh bangsa ini. Karena menurut sy, intinya adalah lokalisasi dan manajemen yg baik. Dgn demikian tidak terjadi efek samping yg tdk diinginkan oleh orang2 yg tdk menginginkannya. Mustahil untuk diberantas, pdhl di saat yg sama ketika kita berusaha memberantasnya ada banyak dilema yg terjadi.

    Dan 1 hal yg sering sy dengar dan membuat sy jengah. "Saya melacur krn alasan ekonomi". Samasekali tidak masuk akal, krn byk pekerjaan lain yg menghasilkan uang. Pertanyaannya adalah Anda menginginkan uang dgn sedikit usaha atau cukup byk usaha??

  • Lukman says:

    ternyata srikandi (PSK yang menggunakan jasa blog sebagai media penjualannya) mantan PSK Dolly
    temen gw kemaren make kena kencing nanah dia, parah tuh anak

  • Anonymous says:

    mending jajan di dolly (orang yg menjual harga diri dan martabatnya sendiri--budak dlm arti modern menurut gua) gak akan ada orang yg marah hoho... daripada ngesex ama pacarnya sendiri..huff ngerusak anak orang tuh namanya... (lebih dari 54% cewek abg di sby tuh non virgin )...

  • mending ada lokalisasi drpd keleleran ntr malah bxk resiko
    kl mau dihapus ya hrs nglatih para warga dolly,jd nti kl lokalisasix dihapus,nah warga dolly kan bs bka usaha apa gt,kan bxk skr mcm usaha
    ksian,sbnrx psk nya jg gk pgn jd pelacur,kan dlu wkt sd cita2x jd dokter,guru,polisi,tni,presiden,menteri
    hehehe piss
    salam knl dr anak desa

  • Anonymous says:

    GAMPANG...!!!

    cuma usaha, doa, FOKUS pada Harapan, tetap konsisten dg apa yg menjadi tujuan hdp kt.

    PASTI TERCAPAI.

    Susahnya membuang kebiasaan lama menjadi baru.

    Seperti kt biasa menulis dg tangan kanan, apa bs seketika menulis dg tangan kiri?

    Warga dolly harus bisa BERUBAH, utk bertahan hdp msh byk jalan lain.

    Inilah tgs pemerintah, LSM dan kita untuk memberi pengertian, bimbingan, arahan dan jalan pd mereka.

    Berdasar pengalamanku di LSM memberikan pengertian kpd mereka memang sulit.
    Kita hrs bs mengarahkan mrk dr sudut pandang yg logis.
    PENUTUPAN DOLLY BUKAN AKHIR SEGALANYA.

    Ini cuma masalah kebiasaan dalam bertahan hdp.
    Apakah kt bs benar2 survive dan tdk bermental cengeng?

  • Om Bud says:

    sampai kapan mau dipikirkan lagi??? bapak yang diatas kursi empuk sana enak hidup nyaman dan bergelimang harta ..

    mereka para penghuni lokalisasi menjerit setiap hari ... saking seringnya, sampai hati mereka tertutup, tertimbun jauh didalam sanubari nya ...

    kasihan ... beberapa dari mereka ingin lepas dari jeratan lingkaran setan, tapi mereka tidak mempunyai kekuatan untuk melepaskan diri

    apabila pejabat surabaya ada yang membaca tulisan saya, mohon dipertimbangkan ...

    Saran saya, bentuklah departeman pengentasan kemiskinan, dalam hal ini untuk mereka2 yang jadi penjaja cinta. berikan kewenangan pada departemen ini untuk menjaring siapa2 saja yang mau "pensiun" ...

    berikan mereka pekerjaan, berikan mereka kemampuan, seperti kursus (belajar bahasa inggris, akutansi, dan sebagainya). Dalam hal ini Pemerintah bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar atau membentuk Lembaga Pembekalan Masyarakat Miskin (LPMasKin).

    selain itu, bekerja samalah dengan para pengusaha, baik pengusaha besar atau kecil, agar mereka dapat menikmati hidup ini secara normal

  • Anonymous says:

    Tapi saat ramadhan tiba, para psk dolly berubah jd pedagang makanan. kenapa mrk tdk berdagang makanan saja seterus nya?

  • Anonymous says:

    Dalam bayangan orang sekarang maunya instan aja, padahal itu sekejap, benar2 sekejap. Tapi anda kalo tau, dari yg sekejap itu kelak akan berbuah berabad-abad lamanya. kebaikan akan berbuah kebaikan, Surga. Tapi kejelekan juga akan berbuah kejelekan pula, neraka. Anda percaya, mari jalani kebaikan, insyaf segera dari kelalaian selama ini. Krn itu semua kejelekan adlah hasil bujuk rayu setan. Memang setan ada dlm bentuk jin maupun manusia. Maka waspadalah sdr ku.

  • wwahhh..beneran nih di indonesia ada tempat kayak gitu ,jadi pengen liat..tapi pasti butuh ongkos Gede??
    kalau jual tanah warisan babe bisa dapet yang cwek kayak korea gak yah...bis tuh buat di jadiin istrii...? hehehe
    namanya juga coment...yg penting jujur

  • dayak says:

    untuk menutup dolly pemerintah hrs memikirkannya masak2 klo tmpt tsb d tutup pemerintah hrs berani memberikan kelayakan ekonomi pda pihak2 yg terkait

  • Anonymous says:

    klo indonesia pnya presiden bagus ya gak ada orang yg susah, klo pada koropsi ya itu pemerintah yg krang bagus koruptor itu para anjing liar

  • Anonymous says:

    Sebenarny kbanyakan dari mereka sangat membutuhkn/di beri bimbingan rohani dng penuh kesabaran.mereka jg dr awal tdk maw kerj kayk gituan tp rasa putus asa yg begtu bsar masalh ekonomi tentunya dan minimny SDM yg mreka miliki.sy cowok 30 th, yg sbagai saksi dn pelaku, sy dlu tiada hari tnp k dolly yg akirny sy kecantol cew dolly dng dasar suka dn rasa kasian yg bgitu bsar.akir aku bawa dya plng dn aku nikahi.awal sy sngt malu kpd smua warga sekitr sy krn smuany tau klo istri sy jebolan dolly tp dng dsar hti dn tujuan yg baek sy bertekat dn acuh kpd smua warga. suda hampir 4 th ampe skrng hingga kami di karunia,i seorng anak laki2.dng pnuh ksabarn sy bimbing istri sy sehingga menjdi istri yg soleha dan sngt patuh kpd sy.dn skrng smua warga lingkungan sy sngt suka dn salut kpd istri krn ternyata yg istri sy bs membuktikan klo dya jg bs menjdi istri yg baek.smoga sj crita fikti dr sy ini di ambil ksimpulan yg baek soal cew cew dolly.

  • Wahyu Hidayat says:

    Kita nggak bisa mnyalahkan begitu saja mereka yg menggantungkan hidupnya dari sana,kalau lokalisasi itu mau di tutup ada beribu orng yg menggantungkan hidup nya dari sana,kenyataan yg ada saat ini adalah pemerintah tidak bisa memberikan lapangan pekerjaan,jumlah kepadatan penduduk meningkat dan tidak di barengi dgn lapangan pekerjaan,nah mereka2 ini lah yang terpaksa menggantungkan hidup nya dari Lokalisasi...sungguh sedih nasib bangsa ini...kepada saudara2 ku masih ada pilihan untuk hidup,smoga allah mengampuni kesalahan kita amin amin amin.